Genangan Tawa


_Mengenang Banjir Bandung Selatan

Banjir masih menggenang
Gelagatnya malas enggan pergi
Ingin menetap lebih lama
Biar jadi karib bocah-bocah yang mulai
  beranjak kehilangan ruang bermain

Hei-hei...
Tapi banjir ini menyatukan kita
Membuat kita melupa gawai dan game-game ternama

     Tapi ibu masih bergelut lewat tungku-tungku di belakang
     Mengais apa yang bisa kita makan
     Mengeringkan kaos-selimut yang selalu basah
     Mencari sesuap lalu menahan payah

Sedang si bapak tak habis-habis berdoa
Tolong! reda - reda - reda
   surut segera

     Biar kerja bisa lanjut dicari
     Nafkah bisa dibagi-bagi
     Buat tungku ibu mengepul
        dan kita hangat dibuai malam

Genangan ini masih mengundang riuh tawa
Semua jadi empang kolam renang bebas usia
Tapi dada kita hening sedikit menderita
Semakin kulit-kulit kisut kering
   menahan luka. []

Rumah, 16 Februari 2020.

Pesta Wabah

Hari ini Anne dan beberapa teman kencannya sepakat untuk bertemu. Sebelum senja mengubah rupa semburat kuning keemasan jadi mega mendekati pekat, Anne akan menunggu di pemberhentian bus. Oh orang-orang menyebutnya halte.

Kota sepi akhir-akhir ini. Tak ada kendaraan umum yang beroperasi. Mungkin beberapa mobil pribadi atau sepeda yang lalu lalang, Tapi tak sedikit pun melirik ke arah Anne.

Beberapa bentar menunggu, Lukas dan Grey datang sedikit tergopoh dari arah selatan.

"Apa kita telat, An?"

"Tidak, tidak. Masih belum petang."

Mereka berjalan beriringan di kota yang lengang, menuju tempat yang sudah lama tidak mereka kunjungi.  Sejak gerombolan orang sering datang dan berwisata di sana, Anne dan kawan-kawannya tersisih. Mereka pilih bersembunyi di balik rumah-rumah tuan masing-masing, atau di dalam hutan, tempat yang mereka anggap lebih aman.

"Sudah lama sekali sejak musim itu."

"Kenapa baru sekarang kita bisa merasakannya lagi? Ah kita selalu ketakutan dan kalah."

"Sekarang mereka yang ketakutan dan sembunyi."

"Aku berharap ini selamanya."

Semakin malam, beberapa jenis ternak sudah lebih dulu sampai dari Anne dan kedua teman kencannya. Mereka semakin bertambah banyak dan siap memulai pesta di tengah wabah.

Beberapa kucing rumah dengan lihai menangkap ikan-ikan di sungai yang tidak jauh dari titik kumpul. Perjamuan mereka akan lebih khusyuk karena beberapa burung gereja telah siap jadi pengiring.

"Ada tiga sampai lima lagu yang siap kami mainkan, An."

"Tenang, ada banyak menu untuk pesta malam ini. Kita selesaikan sampai larut..." []

KIRIM TULISAN

Bebas Bising menyediakan rumah untuk tulisan-tulisan kamu, agar bisa dibaca oleh banyak orang. Ada banyak ruang yang bisa kamu isi, dengan beberapa ketentuan sederhana yang harus kamu perhatikan.

1. Naskah bukan hasil plagiasi
2. Diketik rapi, Justify, spasi 1,5
3. Sertakan biodata singkat di akhir naskah (nama, alamat, media sosial dan foto)
4. Dikirim ke surel bisingbebas@gmail.com dengan subjek Nama_jenis tulisan
     (Cth: Astuti_Cerpen)
5. Naskah yang lolos kurasi akan dimuat dua minggu setelah pengiriman
6. Tidak mengharap honorarium ya, sementara bebasbising.net belum menyediakan honor

Opini
Tema opini yang bisa kamu tulis bebas dan bising, asal bertanggungjawab dan No SARA. Kamu bisa kirim tulisan minimal 500 kata. Pakai bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Jangan kirim makalah ke bebasbising.net ya!

Buku
Kamu bisa kirim hasil review atau resensi buku yang kamu suka di Bebas Bising, tidak harus terbitan baru. Jangan lupa sertakan identitas buku (nama pengarang, tahun terbit, penerbit dan foto sampul buku). Panjang tulisan minimal 500 kata.

Feature
Kalau kamu punya kelebihan atau piawai menulis Feature, Bebas Bising dengan senang hati menerima naskah Feature kamu minimal 800 kata. 

Curhat
Namanya juga curahan hati, jadi kamu bebas mau kirim apapun di ruang Curhat bebasbising.net. Siapa tahu dengan membaca curhatan kamu, ada orang lain yang terinspirasi, termotivasi atau ikutan curhat. 

Sastra
Di ruang ini ada dua rubrik yang bisa kamu isi dengan tulisan-tulisan terbaikmu. Tema Cerpen dan Puisi tetap bebas dan bising. 


Selamat Berkarya dengan Bebas dan Bising!